Karena ditolak dengan cara yang kejam saat masa kuliah, aku menjadi tidak percaya pada wanita. Sejak saat itu, aku menjalani kehidupan melajang tanpa pacar... Aku sudah membulatkan tekad untuk tidak akan pernah percaya pada wanita lagi. Namun, ada Yuki-san, junior di kantorku yang selalu memperhatikanku. "Jangan salah paham. Yuki-san memang baik kepada siapa saja," aku mencoba meyakinkan diriku sendiri. Karena merasa tidak sabar dengan hubungan kami yang tidak kunjung berkembang, Yuki-san mengajakku ke hotel. "Anggap saja kita sedang mabuk, tolong bercinta denganku." Akhirnya, aku melampaui batas itu.