Seorang gadis cantik yang polos dan tertarik pada kegiatan pengabdian masyarakat, ia berpartisipasi menjadi relawan dapur umum untuk tunawisma. Di tengah banyaknya peserta lain yang munafik dan ikut serta hanya untuk mempercantik CV lamaran kerja, dia dengan tulus bermimpi untuk menyelamatkan mereka yang lemah. Namun, perbedaan antara idealisme dan kenyataan sangatlah jauh, sehingga ia malah mendapat kebencian dari para tunawisma tersebut. Di mata para tunawisma, semua relawan terlihat munafik. "Kalau kau memang mau berbakti, isap kontolku juga," kata para pria kotor itu sambil memaksa Emika mengulum penis mereka, serta memaksa melepas celana dalamnya untuk menjilat-jilat memeknya sampai basah kuyup. Tentu saja dia melawan, tetapi karena berpikir akan dianggap munafik jika menolak, dia tidak bisa menolaknya dengan tegas... Sifat lembutnya itu pun tersebar di antara tunawisma lainnya, dan akhirnya dia pun digilir oleh mereka semua...