Setelah kembali dari penugasan luar negeri selama 5 tahun, putriku Ruka yang dulu masih kecil, kini telah tumbuh menjadi wanita dewasa sepenuhnya. Alih-alih melihatnya sebagai seorang putri, aku mulai menyadarinya sebagai seorang "wanita", dan aku merasakan kecemburuan yang hebat saat melihatnya bermesraan dengan pacarnya. Malam itu, saat aku menatap wajah tidurnya yang menggemaskan dan tak berubah seperti dulu, emosi yang tak terbendung membuatku tanpa sengaja mencium bibirnya. Saat aku tersadar, semuanya sudah terlambat, dan tatapanku bertemu dengan Ruka yang terbangun. Aku sangat terguncang, bersiap menghadapi kehancuran yang putus asa. Namun, kata-kata yang keluar dari mulutnya adalah godaan manis dan mesum, "...boleh kok disentuh". Sebuah kisah terlarang antara ayah dan anak yang melampaui tabu darah dan tenggelam dalam nafsu cinta yang gila!