Suami sang direktur yang sering melakukan pelecehan kekuasaan terhadap bawahannya tiba-tiba menghilang dan meninggalkan banyak hutang...
Kemarahan para bawahan yang tertindas kini tertuju pada istri sang direktur!
Dia dikurung di sebuah kamar kumuh yang berbau busuk, lalu dipaksa melakukan irrumatio balas dendam secara bergilir dengan kontol-kontol besar yang bau dan tegang!
"Akan kubalas semua penghinaan yang kau terima dari suamimu!"
Isak tangis! Tersedak! Muntah!
Dalam neraka irrumatio yang tak kunjung usai meski dia terus memuntahkannya, perlahan muncul sifat masokis yang menyimpang dalam dirinya!
"Tolong... perkosa tenggorokanku lebih dalam lagi..."
Istri direktur yang terhormat kini telah jatuh menjadi budak irrumatio.