Aku terpaksa membiarkan Nana, pacarku tersayang, bersama sahabatku hanya untuk satu hari. Pada hari itu, ponselku menerima foto kencan biasa yang dikirimkan. "Syukurlah..." Namun, perasaan lega itu hanya sesaat. Berikutnya, foto-foto mereka yang berpelukan dari belakang atau bermesraan di rumah mulai dikirimkan satu per satu... Tapi anehnya, semakin dekat hubungan mereka berdua, aku justru merasa semakin bergairah. Nana yang dengan sukarela mencari dan mengisap kontol pria itu, video amatir yang menunjukkan ekspresi wajahnya yang sudah benar-benar meleleh menjadi wanita betina yang sangean... Padahal dia belum pernah melakukan seks denganku, tapi ternyata dia bisa sejalang ini... Semakin aku melihat tingkah mesumnya, ereksi di kontolku tak kunjung berhenti dalam penderitaan NTR yang membuatku terus coli.