Rei menikah dengan pria kaya yang sudah tua dan menjalani kehidupan yang serba berkecukupan. Namun, hanya "kenikmatan sebagai seorang wanita" yang tidak pernah terpenuhi. Dia ingin siapa pun melihatnya sebagai seorang "wanita", ingin diakui sebagai objek seksual. Perasaan Rei tersampaikan kepada suaminya, dan karena takut istrinya berselingkuh, sang suami menugaskan bawahannya untuk menjadi pengawas yang selalu berada di sisi Rei. Namun, strategi suami justru menjadi bumerang. Dengan payudara besar dan feromon erotis yang memancar, godaan Rei tidak mungkin bisa ditahan oleh pria muda tersebut, hingga akhirnya bawahan itu menjadi teman seks yang sempurna baginya. Namun, karena Rei terlalu haus akan tubuh pria, bawahan itu mulai merasa "dia seperti onahole saja..." dan mulai kehilangan minat. Kehilangan alat pemuas nafsu yang sudah susah payah didapatkan, Rei merasa bingung. Bagaimana caranya agar dia bisa bisa mendapatkan kembali minat pria terhadap dirinya? Setelah bertanya pada diri sendiri, jawaban yang ditemukan Rei adalah... secara mengejutkan, dia memutuskan untuk "mengubah dirinya sendiri menjadi onahole".