Pemeran
Produsen
Aku teringat masa-masa gemilang itu. Aku, yang dulunya seorang selebriti, bekerja dengan rendah hati di toko serba ada sambil menutupi wajahku dengan masker agar masa laluku tidak terbongkar. Hari-hari di dunia hiburan yang gemerlap. Masa ketika aku dipenuhi cinta dengan suamiku. Aku sudah melupakannya. Aku sudah selesai sebagai seorang wanita. Tapi, hanya pekerja paruh waktu muda yang muncul di hadapanku, yang dulunya layu itu, berbeda. Dia menatapku dengan mata serius, padaku yang sederhana dan kehilangan daya tariknya. Dia mendekatiku. Aku berpikir, lebih baik aku tenggelam dalam cintanya saja.