Ayah sedang dinas luar kota, dan ibu mengalami cedera sehingga harus dirawat di rumah sakit. Orang yang akhirnya merawatku yang ditinggalkan sendirian adalah bibiku! Dia pendiam, pemalu, dan terlihat polos, tapi memiliki payudara yang sangat besar! Hidup bersama bibi yang mengaku tidak suka pria terasa membosankan, namun saat aku melihat tubuh telanjangnya setelah mandi di ruang ganti, nafsu di dalam diriku meledak dan aku pun menyerangnya! Meskipun awalnya terlihat tidak suka pria, ternyata bibi adalah seorang 'muttsuri' (pendiam tapi sangean) yang luar biasa. Setelah melakukan seks sekali saja, dia berubah menjadi sangat cabul! Ditambah dengan sifatnya yang tidak bisa menolak jika diminta, aku bisa mengentotnya kapan pun aku mau! Hidup yang sempurna di mana aku bisa menikmati tubuh erotisnya kapan saja dan di mana saja!