Saat liburan musim panas, aku menjaga anak di rumah kakak laki-lakiku dan istrinya yang sibuk bekerja. Istri kakakku, 'Fumika-san', baru saja kembali bekerja setelah cuti melahirkan, dan karena dia masih merasa cemas jika menitipkan anaknya di tempat lain, akhirnya aku yang diminta untuk menjaganya.
Fumika-san adalah orang yang sangat cantik dan baik hati, sejujurnya aku iri pada kakakku. Hanya saja, dia agak lamban atau bisa dibilang sedikit ceroboh.
Bahkan sekarang pun begitu. Meskipun aku, adik iparnya, berada di ruangan yang sama, dia tanpa ragu mengangkat pakaiannya dan mulai menyusui.
"Akhir-akhir ini susuku terasa sangat penuh~ sampai terasa kencang sekali~"
Dia sama sekali tidak menyadari tatapanku yang terus mencuri pandang ke arah payudaranya.
Saat gairahku sudah mencapai batas maksimal, tanpa sadar aku berucap:
"B-bolehkah aku juga minum ASI-mu!"
Tentu saja, hal itu tidak berakhir hanya dengan menyusui... Sejak saat itu, dimulailah hari-hari di mana aku terus-menerus ngewe sambil meminum ASI kakak iparku, Fumika-san, dengan lahap.