Pemeran
Produsen
Aku sangat mencintai putriku. Ada pepatah yang mengatakan bahwa seorang anak sangat berharga hingga rasanya tidak sakit meski dimasukkan ke dalam mata, dan aku sangat setuju dengan perasaan itu. Namun di saat yang sama, semakin besar kasih sayang yang kuberikan, semakin besar pula rasa cemas yang kurasakan. Itu adalah perasaan yang mirip dengan ketakutan bahwa suatu hari nanti putriku akan tumbuh dewasa dan tidak lagi menerimaku sebagai ayahnya. Untuk meredakan kecemasan yang tak berdasar itu, ada sebuah ritual yang diperlukan, yaitu tindakan memberi minum sperma (faktor dari diriku sendiri) kepada putri tercintaku setiap hari.