【※Apa yang terjadi di rumah ini. Hari-hari yang dihabiskan dengan inses adalah rahasiaku sendiri※】
Ibu: Meninggal
Ayah: Kacau/Gila
Adik Laki-laki: Nafsu Seksual Abnormal
Pada malam pemakaman ibu, aku didorong hingga jatuh oleh ayah, lidahnya dipaksa masuk ke mulutku, dia menunggangiku dan memaksaku mengisap kontolnya, lalu dia mengentotku dari belakang dan crot di dalam vaginaku. Ayah tidak tahan dengan kenyataan bahwa dia telah memperkosaku, lalu melarikan diri di malam hari. Meskipun biaya hidup dikirimkan dalam jumlah banyak setiap bulan, perasaanku tetap hampa. Aku melampiaskan nafsu seksual abnormal adikku yang mengurung diri di rumah. Permintaan adikku semakin menjadi-jadi. Aku bahkan tidak bisa pergi bermain dengan teman laki-laki yang kusukai. Tapi inilah kebahagiaan yang kupilih. Tanpa kusadari, tubuhku mulai menginginkan kontol adikku... "Ayo kita bangun keluarga! Aku tidak keberatan jika hamil anak Kento (adik)."