Suzu adalah seorang guru magang. Penampilannya sederhana dan sikapnya gugup, sehingga sejak hari pertama magang, dia menjadi target kejahilan para siswa.
Suatu hari saat mengajar, Suzu tidak sengaja ngompol karena gugup. Kejadian itu menjadi titik balik di mana Suzu tidak hanya diperkosa oleh teman sekelasnya, tetapi bahkan oleh rekan sesama guru. Dia menerima siraman peju, wajahnya dipermainkan seperti kain pel, dan siksaan irrumatio yang kejam. Saat dia menegur siswa yang malas membersihkan kelas, mereka menganggapnya "guru yang sok tahu" dan memberinya hukuman fisik seksual. Dia dipaksa melakukan irrumatio, diberikan enema susu sekolah, dan karena tidak tahan, dia muncrat dalam jumlah besar! Suzu yang menjadi 'pel manusia' harus menanggung penghinaan dengan menyeka sisa cairan tersebut menggunakan rambut dan wajahnya.
Lebih jauh lagi, jam pelajarannya diubah menjadi jam belajar mandiri secara sepihak, dan dia melakukan orgy irrumatio dengan para siswa di kelas. Meskipun suara mengajarnya pelan, saat berhubungan seks, Suzu berteriak keras dengan suara 'oho' dan terus-menerus mencapai klimaks.
Karena diperkosa setiap hari secara tidak masuk akal, Suzu akhirnya berubah menjadi 'guru toilet tenggorokan' bagi kelasnya.