Nami tinggal bersama pacarnya, Naoya, dengan rencana untuk menikah. Suatu hari, ayah Naoya datang berkunjung untuk menemui putranya sambil berwisata di Tokyo. Sang ayah kemudian menginap di rumah Nami selama satu minggu. Nami tidak bisa menyembunyikan kegugupannya di hadapan ayah Naoya yang serius dan kaku. Untuk mempererat hubungan, Nami dan sang ayah minum alkohol bersama. Karena terlalu banyak minum, Nami tertidur hingga pakaian dalamnya terlihat. Sang ayah menjadi terangsang melihat pakaian dalam Nami. Tidak tahan lagi, sang ayah menggunakan obat perangsang dan melakukan 'breeding press' kepada Nami. Awalnya Nami menolak, namun lama-kelamaan dia menjadi budak dari batang kontol keras milik ayah pacarnya.