"Tubuh Mayuki-sensei itu entah kenapa terasa sangat seksi ya."
"Toketnya gede banget! Kira-kira cup berapa ya?"
"Kadang bra-nya sampai menerawang, apa itu sengaja? Mungkin dia sedang frustrasi seksual."
"Dia cukup cantik, pasti punya pacar kan. Apa dia sering ngewe?"
"Beda banget sama cewek-cewek di kelas. Terasa sangat dewasa!"
"Tubuhnya seolah-olah sudah siap menerima kontol, ya kan?"
"Dia sudah di usia subur, kan? Entahlah. Apa tubuhnya sangat menginginkan sperma?"
"Aku ingin sekali mengalirkan peju ke dalam memek Sensei~"
"Saat pelajaran, kalau melihat Sensei, kadang aku sampai ereksi."
"Aku bahkan tidak tahan dan sampai coli di toilet saat jam istirahat."
ーーーーーーーーーーーーーーーーーー
"Sensei, karena kamu sakit dan kami belajar mandiri, berarti..."
"Apa dia tidur di UKS? Ayo kita intip."
"Eh, itu kan sepatu Mayuki-sensei?"
"Apa tidak apa-apa kalau aku menyentuh toketnya? Aku sudah tidak tahan~"
"Gawat! Dia bangun! Tidak ada pilihan lain, ayo hajar!"
"Ini salah Sensei sendiri, menggoda murid-murid dengan tubuh seksi seperti itu!"
"Waktunya sudah mau habis, cepatlah!"
"Aku tahu! Gawat! Aku sudah mau keluar! Sensei, maaf!!"
"Wah! Benar-benar crot di dalam? Curang sekali!"
"Bel sudah bunyi, sial! Berikutnya giliran kami..."
ーーーーーーーーーーーーーーーーーー
"Sensei, apa kamu tahu video ini sudah tersebar?"
"Apa kamu hanya pilih kasih pada beberapa murid saja?"
"Tolong isap kontol kami juga."
"Aku ingin sekali mengotori wajah cantik Sensei."
"Boleh tidak kalau mulai sekarang kami memanggilmu 'toilet daging'?"
ーーーーーーーーーーーーーーーーーー
"Tubuh Sensei, apa terasa panas?"
"Apa kamu terangsang karena diperkosa oleh murid-murid?"
"Mungkin memekmu sedang menginginkan sperma kami."
"Kalau kita semua crot di dalam, tidak akan menakutkan kan?"
"Maaf ya Sensei, karena kami tidak bertanggung jawab."
"Aku sudah lama berfantasi ingin membuatmu hamil."
"Memekmu sudah berlumuran peju murid-muridmu sendiri~"
"Seksi banget!"
"Kira-kira mana yang lebih dulu, kami lulus sekolah atau Sensei yang hamil? Hahaha!"