Akhirnya aku mendapatkan pekerjaan sampingan sebagai guru privat.
Saat datang untuk memberi salam, ibunya sangat baik dan putrinya yang akan menjadi muridku juga terlihat serius, syukurlah!
Berpikir demikian, tibalah hari pertama mengajar. Saat aku menekan bel dan pintu depan terbuka, yang berdiri di sana adalah seorang siswi SMA dengan penampilan gal!?
Ternyata identitas aslinya adalah seorang gal sombong yang hanya berpura-pura serius di depan orang tuanya!
“Ngomong-ngomong, Sensei itu perjaka ya? Sudah mahasiswa tapi tidak malu? (Tertawa)”
Kenyataan bahwa aku perjaka terbongkar dan aku pun dihina, lalu godaan pamer celana dalam dimulai sambil mengabaikan pelajaran...
“Dasar mesum, membuat kontolmu ereksi hanya karena melihat celana dalam gadis kecil~”
“Kontolmu sampai tegang begitu, payah sekali ya? (Tertawa)”
Meskipun aku merasa kesal karena diremehkan oleh bocah nakal yang lebih muda... ereksiku tidak bisa berhenti...
“Memalukan sekali ya~ meskipun dihina dan kontolmu dimainkan oleh anak kecil, kamu malah ereksi dan jadi ingin ejakulasi (Tertawa)”
Aku yang dibuat menyerah oleh kata-kata cabul dan dipaksa ejakulasi benar-benar gagal menjadi seorang guru privat...